Tampilkan postingan dengan label menjalankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menjalankan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

Cara Menjalankan Usaha Laundry

Di daerah Jogja, hampir setiap sudut gang saya menemukan bisnis laundry kiloan. Waktu saya ada kerjaan di luar kota pun, saya juga menemukan usaha laundry kiloan ini bertebaran di sudut-sudut kota.
Bahkan di pedesaan-pun, saya menemukan usaha binatu, hanya saja beberapa diantaranya masih manual. Belum menggunakan mesin cuci. Karena banyak sekali yang tertarik untuk masuk ke jenis usaha yang satu ini, maka saya akan ulaskan secara umum.
Sebagai gambaran awal, saya ambil perhitungan market share dari artikel situs lain. Sayangnya saya lupa apa nama situsnya, berhubung sudah lama sekali saya membaca artikel bisnis laundry kiloan dari  situs tersebut.
Situs tersebut mengambil sampel kota Jakarta. Di kota Jakarta, kata situs tersebut, memiliki populasi penduduk kurang lebih 8 juta orang dengan perkiraan jumlah kepala keluarga sejumlah 2 juta orang. Menurut situs itu juga, pasar usaha laundry kiloan di Jakarta yang baru tergarap jumlahnya sekitar 5.000 kepala keluarga.
Nah, bila masing-masing keluarga di Jakarta tersebut rata-rata punya empat orang anggota keluarga dengan cucian 1,5 kilogram per hari, maka dalam satu hari ada sekitar 7,5 ton pakaian warga Jakarta yang dicuci. Dan perkiraan nilai nominalnya kira-kira setara dengan 3 miliar rupiah per bulan.
Itu baru dari jenis pasar atau segmen pasar keluarga. Belum untuk segmen hotel dan restoran. Ada beberapa hotel yang meski mempunyai jasa binatu sendiri, mereka juga menggunakan jasa binatu luar untuk sprei, sarung bantal, atau taplak meja.
Dan dari data yang saya dapat dari situs tersebut, untuk 2,3 juta kamar di Jakarta, rata-rata 40% urusan cucian ini diboyong untuk dicucikan di luar hotel. Maka jasa binatu bisa memperoleh 4,6 miliar rupiah per hari dari cucian hotel itu. Secara umum, hal ini juga berlaku di kota-kota lain. Lumayan kan?
Nah, kalau untuk model bisnis laundry kiloan-nya, saya akan bahas metode yang digunakan Bunga Laundry. Ownernya bernama mbak Nanik.
Alasan saya menggunakan Bunga Laundry sebagai sampel usaha binatu yang akan saya bahas adalah pertama, Bunga Laundry mempunyai cara khusus untuk menjangkau  pilihan segmen pasar-nya yang boleh saya bilang unik, jitu tapi sederhana. Kedua, Bunga Laundry dekat dengan kantor usaha saya, jadi lebih mudah untuk mewawancarainya, ha..ha..ha..
Berhubung jenis konsumen yang mereka ambil adalah tipe orang yang senang cuciannya bersih dan wangi, maka mereka bagi menjadi dua cara pencuciannya. Jadi selain menggunakan mesin cuci, setiap putaran mesinnya, mbak Nanik selalu mengecek tiap pakaian yang dicucinya. Jika masih ada yang kurang bersih, akan dikucek manual. Terutama dibagian lipatan dan kerah.
Kemudian untuk baju yang tipis, 100% dikerjakan tangan manusia. Mungkin biar nggak rusak atau cepat aus bajunya. Kemudian pakaian putih, hitam dan yang berwarna disendiri-sendirikan. Jadi nggak cuman yang luntur saja yang disendirikan.
Dan setiap kali menerima cucian dari pelanggan, untuk per potong pakaian dari per pelanggan diberi tanda sehingga pakaian antar pelanggan yang satu dengan yang lainnya tidak saling tertukar.
Tapi yang perlu anda perhatikan adalah jika anda akan meniru dan memodifikasi metode yang digunakan Bunga Laundry, anda harus paham bahwa segmentasi yang mereka bidik adalah konsumen yang sangat peduli dengan hasil yang bersih dan wangi. Jadi jika di daerah anda kebanyakan konsumennya lebih memperhatikan kecepatan waktu penyelesaian, sistem di atas mungkin tidak akan berjalan.
Jadi perhatikan benar-benar target yang anda bidik. Karena jika anda salah dalam membidik segmentasi pasar, diferensiasi yang anda punyai akan sia-sia. Anda bisa lakukan riset pasar dulu untuk membaca perilaku konsumen yang anda bidik. Ok, berikut ini simulasi perhitungan laba rugi peluang usaha laundry kiloan.
Pemasukan
Jasa pencucian : Rp. 250.000,00 x 30 hari = Rp. 7.500.000,00
Pengeluaran
Gaji 3 orang pegawai @Rp. 700.000,00 : Rp. 2.100.000,00
Listrik, air telepon : Rp. 750.000,00
Sabun, pewangi, pelembut : Rp. 1.150.000,00
Brosur dan Leaflet : Rp. 500.000,00
Sewa ruko di hitung per bulan : Rp. 500.000,00
Total Pengeluaran : Rp. 5.000.000,00
Keuntungan
Rp. 7.500.000,00 – 5.000.000,00 = Rp. 2.500.000,00
Bagaimana sekarang? Sudah ada gambaran tentang tips memulai bisnis laundry kiloan kan? Ada yang mau menambahkan? Ditunggu komennya…

Senin, 09 Desember 2013

Cara Menjalankan Usaha Laundry Kiloan Yang Sukses



 
Salah satu gaya hidup modern dari masyarakat kota, salah satun adalah mencuci pakaian di tempat-tempat pencucian khusus atau laundry. Dengan alasan sibuk atau tidak ada waktu, masyarakat modern lebih memilih laundry dan rela mengeluarkan biaya untuknya asal semua pekerjaan mencuci dan nyetrika tertangani dengan baik. Karena itu, terciptalah peluang usaha yang sangat menguntungkan, yaitu usaha mencuci atau laundry Gerai-gerai laundry terus tumbuh, khususnya di kota-kota besar. Bagi ya ingin membuka usaha laundry dengan modal sedikit, laundry kiloan adalah pilihan yang tepat. Bisnis ini akan berkembang jika lokasinya terletak sekitar perumahan penduduk, kampus, atau kos-kosan. Dalam merintis usaha ini, barang utama yang harus Anda miliki adalah mesin cuci serta ruang tempat menerima barang dan meletakkan cucian. Cukup sederhana, bukan? 
    A. Memulai Bisnis
Saat Anda hendak merintis bisnis ini, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui
v  Pertama, ketahui cara mencuci pakaian agar bersih dan cara mengeringkan berbagai jenis kain dengan baik. Kedua, ketahui formula khusus untuk menghilangkan noda pada pakaian.
v     Ketiga, pahami cara yang tepat dalam menyetrika pakaian.
v  Jika ketiga hal utama tersebut telah Anda kuasai, selanjutnya Anda dapat memikirkan lokasi yang paling baik untuk bisnis ini, peralatan penunjang dalam proses usaha seperti keranjang dan hanger, dan tenaga kerja tambahan yang dapat disesuaikan dengan jumlah pekerjaan atau cucian yang harus dibereskan.
    B. Hambatan bisnis
Dalam menjalankan usaha ini, ada beberapa hambatan yang mungkin akan ditemui, yaitu banyak pesaing yang sudah menjalankan bisnis ini dan konsumen yang menuntut pengerjaan yang lebih cepat, pelayanan ramah, bersih dan harum.
    C. Strategi Bisnis
v     Pilihlah mesin cuci dan mesin pengering yang baik dan berkualitas.
v     Perkirakan biaya jasa cuci di pasaran yang akan dikenakan kepada pelanggan.
v     Lakukan promosi di lingkungan sekitar Anda terlebih dahulu. Kemudian, berikan pula bonus-bonus tertentu, misalnya untuk minimal pencucian baju berapa kilo, akan mendapatkan gratis satu kilo, misalnya.
v  Carilah tenaga kerja yang cekatan dalam membantu proses administrasi dan proses penyucian agar terlaksana dengan lancar dan baik.
v     Jaga kepercayaan pelanggan dengan selalu menepati waktu pengerjaan cucian selesai.
    D. Analisis Bisnis            
Modal Awal:
Peralatan:
Mesin cuci + pengering                                    Rp             7.000.000,00
Setrika listrik (uap) 3 unit                              Rp             1.500.000,00
Meja setrika + kursi 3 unit                              Rp                750.000,00
Timbangan besi                                               Rp                250.000,00
Meja administrasi + kursi plastik                     Rp                250.000,00
Keranjang besar plastik, hanger besi,
lemari susun penyimpanan baju                         Rp                750.000,00
Jumlah                                                           Rp           10.500.000,00
Perhitungan Laba/(Rugi) per Bulan
Pendapatan:
Order pencucian per hari
Rp 150.000,00 x 30                                       Rp             4.500.000,00
Biaya-biaya:
Sewa tempat                                                  Rp                500.000,00
Sabun, pewangi, pelembut                               Rp                300.000,00
Listrik                                                          Rp                300.000,00
Biaya penyusutan peralatan                             Rp                218.729,00
Gaji 3 orang pegawai @ Rp 500.000,00           Rp             1.500.000,00
Lain-lain                                                        Rp                100.000,00
Jumlah biaya                                                  Rp             2.918.729,00
Laba Bersih                                                    Rp             1.581.271,00


Catatan: Analisa harga peralatan, perlengkapan, dan biaya-biaya lain wirausaha ataupun bisnis bisa berubah kapan saja seiring waktu, silahkan sesuaikan dengan analisa harga dan biaya-biaya lain  di daerah anda.
Sumber : http://wirausahainfo.blogspot.com/2012/08/membuka-usaha-laundry-kiloan.html
Older Post ►
 

Copyright 2011 sang prabu